Cara Memilih Rumah Berdasarkan Neptu Jawa

rumah adat jawa

Percaya atau tidak sebelum anda memilih rumah dijual di Jakarta, baik melalui internet ataupun iklan, sebaiknya anda melihat arah pintu rumah. Menurut feng sui dalam ilmu China, di Indonesia ada juga adat yang seperti itu.  Filosofinya yaitu : “Pintu adalah hal yang paling penting di dalam rumah dalam menentukan arah kemana kita akan pergi dan dari mana kita berasal”. Orang jawa sangat menghormati keyakinan seperti ini.

 

Pada jaman dahulu rumah dijual yang menghadap ke Utara atau Selatan dianggap rumah yang baik untuk di beli, karena baik untuk rejeki dan keselamatan bagi sang pembeli nantinya.

 

Jika ada pertanyaan bagaimana menentukan arah pintu rumah berdasarkan weton pembeli rumah agar rumah dijual oleh penjual nantinya jika sudah ditempati membawa kedamaian dan cukup rejekinya? Ada pun caranya menentukan arah yaitu dengan cara menjumlah neptu atau hitungan dari hari kelahiran dan pasaran orang yang akan membeli rumah.

 

Aturan perhitungannya adalah :

  1. Jika jumlah hitungan ( neptu ) 7,8,13,18 arah rumah harus menghadap utara atau ke timur
  2. Jika jumlah hitungannya 9,14 arah rumah harus menghadap ke selatan atau ke timur.
  3. Jika hitungannya 10 arah rumah harus ke selatan atau barat.
  4. Jika jumlah hitungan 11,15,16 arah rumah harus ke barat
  5. Jika jumlahnya 12,17 arah rumah harus menghadap ke utara atau kebarat.

 

Neptu hari :

  1. Minggu = 5
  2. Senin = 4
  3. Selasa = 3
  4. Rabu = 7
  5. Kamis = 8
  6. Jum’at = 6
  7. Sabtu = 9

 

Neptu pasaran =

  1. Kliwon = 8
  2. Legi = 5
  3. Pahing = 9
  4. Pon = 7
  5. Wage = 4

Contohnya anda lahir pada hari minggu pahing, maka jumlah neptu menjadi 5 (minggu) + pahing (9) = 14

 

Berdasarkan aturan diatas tadi anda pilih yang no 14 yaitu sebaiknya anda membeli rumah atau mencari rumah dijual di Jakarta yang menghadap arah selatan atau ketimur.

 

Itulah budaya jawa yang ada di Indonesia untuk mentukan rumah, adapun anda mempercayai atau tidaknya itu menurut keyakinan masing-masing. Adapun orang Islam sebaiknya tidak mengikuti karena bukan aturan dari Sunnah. Sekian dari artikel ini hanya sebagai informasi budaya bangsa.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*